Showing posts with label Desir Bayu di Langit Jingga. Show all posts
Showing posts with label Desir Bayu di Langit Jingga. Show all posts

Saturday, May 17, 2008

T4 Tashiru

Ayunkan langkah kaki
Jangan pernah kau ragu
Hadapi hari dengan penuh keyakinan
Karena masa depan penuh dengan rintangan
Halangan dan cobaan yang selalu menghadang
Tapi itu semua hanyalah ujian yang harus kita harungi
Untuk mendapatkan kemuliaan di hadapan Tuhan
Dengan tak lupa sebut nama-Nya
Bertasbihlah lalu bertahmidlah
Lalu bertahlillah lalu bertakbir meMahabesarkan asma-Nya
Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar

Saturday, April 19, 2008

Andaiku Pergi Dulu

Andaiku Pergi: Mirwana dari http://liriknasyid.com

Cerita hidup kian berlalu
Membawaku ke penghujung
Kaku langkah kian lemah
Kelu lidah untuk bicara
Langit jingga warna senja
Desir bayu membisik duka
Kealpaan nan semalam
Inginku lepaskan luka silam
Bersama rayu doa
Damba keampunanNya
Andai diriku pergi
Tinggalkanmu sendiri
Usah kau sedih
Usah tangisi duga dari Ilahi
Andaiku pergi dulu
Tiba tika dan waktu
Telah tertulis takdir untukku
Perjanjian yang Maha Agung
Doakanku sejahtera disisiNya
Rasa gentar rasa rindu
Bertarung di fikiranku
Wajah ceria, senyum manja
Kisah kita menghapus resah
Maafkan diriku kasih
Kerna buat kau menangis
Restuiku dengan cinta
Jangan kau titiskan air mata
Pintaku redhailah
Terima kasih atas segalanya
Hidup ini sementara
Ujian pasti setia hati
PadaMu kekasih
Moga rahmat hidayahMu
Mengiringiku, menemaniku
Saat akhir waktu
Bersaksi diriku
Tiada lain hanya Kau satu
Memiliki cintaku
Ku serah segalanya kepada Mu

Pengirim : Ammar Abdullah

Refleksi Metakognitif Ibu







Dipetik dan diadaptasi semula dari blog Computer Education posting Sept 12, 2007. Dimulai dgn lafaz Bismillah buat menggerak semangat ruhul jadeed ibu, izinkan meminjam kata2 munajat Imam Abu Hanifah:


Wahai Tuhanku,
jika rasa taatku kecil menurutMu,
maka sungguh besar harapanku terhadapMu.
Wahai Tuhanku,
bagaimana aku bisa menghindar dari suatu yang haram?
Aku berharap dengan kemurahanMu...
dapat menerima kasih sayangMu.
Wahai Tuhanku,
jika pikiranku lupa memperbaiki diriku,
maka tidak akan hilang keyakinanku...
kepada sesuatu yang bermanfaat pada diriku.
Wahai Tuhanku,
muliakanlah aku dengan beriman kepadaMu.
Bagaimana Kamu menyiksaku...
di antara himpitan dua api neraka?
Wahai Tuhanku,
apabila aku membaca dari kitabMu,
betapa sangat pedihnya siksaMu,
maka kasihanilah aku.
Apabila aku membaca dari kitabMu..
betapa Engkau sangat Pemaaf dan Penyayang,
maha aku bahagia.
Dan aku berada dalam dua keadaan;
curahkanlah rahmatMu kepadaku.
Sesungguhnya Kamu tidak menghilangkan kebaikanMu...
selama masa hidupku.
Jangan Kamu lepaskan kebaikanMu
dariku pada hari kematianku.
Jika Kamu mengampuniku,
maka itu adalah keutamaanMu.
Jika Kamu menyiksaku,
maka itu adalah keadilanMu.
Wahai Tuhanku,
tidak ada orang yang bisa diharapkan kecuali keutamaanMu,
dan tidak orang yang takut kecuali pada azabMu.
Ya Allah, hanya rahmatMu yang aku harapkan. Jangan tinggalkan aku sendirian walau kadar sekelip mata.Perbetul dan permudahkanlah segala urusanku, Amin ya rabbal alamin.